Wednesday, January 4, 2017

Netizen Berjamaah Ngetwitt #NUJagaNKRI

Netizen Berjamaah Ngetwitt #NUJagaNKRI
Jakarta, NU Online 
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, berangkat dari semangat Islam Nusantara, kita harus mempertahankan sumber daya alam gas, minyak, juga budaya, dan hukum negara Indonesia. 

Sebab, kata dia, hadits Nabi Muhammad SAW telah mensinyalir akan adanya pihak-pihak yang akan memonopoli air, api, energi dan kekayaan hutan.

Memang, kata Kiai Said, untuk melakukan itu pasti ada tantangan berat. “Namun, harus tetap dilakukan,” katanya di gedung PBNU, Jakarta sesaat sebelum penandatanganan kerja sama PBNU dengan Pertamina di gedung PBNU, Jakarta Rabu (4/1). 

Kiai Said juga mengatakan, jangan meragukan kesetiaan NU terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Meskipun ormas-ormas lain ragu dan takut untuk mengatakannya, NU tetap tidak akan bergeser dari pendirian menjaga NKRI.

Kiai-kiai kampung, lanjut kiai asal Cirebon tersebut, mengajarkan tetangganya untuk berdamai ketika terjadi perselisihan dengan tetangga, menjaga keutuhan keluarga ketika pasangan suami istri terancam perceraian. 

Itu artinya, lanjut Kiai Said, kiai tersebut sedang mengajarkan untuk menjaga keutuhan negara.  

Tentang menjaga NKRI, secara kebetulan, ramai dibicarakan di dunia maya dan  menjadi trending topic di media sosial Twitter dengan tagar #NUJagaNKRI. Ketika berita ini ditulis, tagar tersebut, telah bertahan di ranking pertama selama dua jam. 

Para netizen menulis twitt, membagikan gambar, meme sambil menyertakan tagar tersebut. Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad HelmyFaishal Zaini pada akun pribadinya ‏@Helmy_Faishal_Z menulis twitt:  Tolong-menolong antar sesama, nilai2 luhur bangsa yg harus kita rawat bersama. #NUjagaNKRI. (Abdullah Alawi)

Netizen Berjamaah Ngetwitt #NUJagaNKRI
Jakarta, NU Online 
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, berangkat dari semangat Islam Nusantara, kita harus mempertahankan sumber daya alam gas, minyak, juga budaya, dan hukum negara Indonesia. 

Sebab, kata dia, hadits Nabi Muhammad SAW telah mensinyalir akan adanya pihak-pihak yang akan memonopoli air, api, energi dan kekayaan hutan.

Memang, kata Kiai Said, untuk melakukan itu pasti ada tantangan berat. “Namun, harus tetap dilakukan,” katanya di gedung PBNU, Jakarta sesaat sebelum penandatanganan kerja sama PBNU dengan Pertamina di gedung PBNU, Jakarta Rabu (4/1). 

Kiai Said juga mengatakan, jangan meragukan kesetiaan NU terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Meskipun ormas-ormas lain ragu dan takut untuk mengatakannya, NU tetap tidak akan bergeser dari pendirian menjaga NKRI.

Kiai-kiai kampung, lanjut kiai asal Cirebon tersebut, mengajarkan tetangganya untuk berdamai ketika terjadi perselisihan dengan tetangga, menjaga keutuhan keluarga ketika pasangan suami istri terancam perceraian. 

Itu artinya, lanjut Kiai Said, kiai tersebut sedang mengajarkan untuk menjaga keutuhan negara.  

Tentang menjaga NKRI, secara kebetulan, ramai dibicarakan di dunia maya dan  menjadi trending topic di media sosial Twitter dengan tagar #NUJagaNKRI. Ketika berita ini ditulis, tagar tersebut, telah bertahan di ranking pertama selama dua jam. 

Para netizen menulis twitt, membagikan gambar, meme sambil menyertakan tagar tersebut. Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad HelmyFaishal Zaini pada akun pribadinya ‏@Helmy_Faishal_Z menulis twitt:  Tolong-menolong antar sesama, nilai2 luhur bangsa yg harus kita rawat bersama. #NUjagaNKRI.
(NU Online)

No comments:
Beri komentar