Saturday, July 15, 2017

Seperti Apakah Manusia yang Disayang Allah? Ini Penjelasan Gus Mus

 

Kehidupan manusia di dunia tidak hanya berhubungan dengan Allah (hablum minallah) semata, tetapi juga hubungannya dengan manusia (hablum minannas), dan lingkungan atau alam (hablum minal alam).

Kasih sayang manusia terhadap sesama dan lingkungan atau alam sekitar merupakan perwujudan tugas manusia sebagai khalifah di muka bumi (khalifah fil ardh).

Terkait perilaku welas asih (kasih sayang) tersebut dijelaskan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) bahwa setiap hamba yang penyayang, maka ia akan disayang Allah SWT.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang, Jawa Tengah ini mengutip sebuah Hadis Nabi Muhammad yang dituliskan di akun twitter miliknya @gusmusgusmu pada Jumat (14/7) dalam tajuk #TweetJumat.

انما يرحم الله من عباده الرحماء

“Hanya mereka, hamba-hamba Allah yang penyayang yang disayangi oleh Allah,” jelas Gus Mus dalam cuitannya yang direspon oleh ribuan pengikutnya (follower).

Ungkapan Gus Mus tersebut menerangkan bahwa ketika seorang hamba menyayangi makhluk Allah di bumi, maka penduduk langit juga akan menyayanginya. Hal ini seperti respon seorang follower bernama Abubakar (@Qabo).

“Sayangi dgn tulus seluruh makhluk ALLAH yg tercipta jgn engkau dzalimi agar ALLAH dn seluruh penghuni langit menyayangimu,” cuit Abubakar menanggapi Gus Mus yang saat ini memiliki satu juta follower di akun twitternya.

No comments:
Beri komentar